Ia juga mengingatkan bahwa sebelumnya tim taekwondo SBD pernah menyumbangkan medali dalam berbagai kejuaraan, termasuk Andaluri Cup III.
“Di Andaluri Cup III kami kirim 15 atlet dan bawa pulang 14 medali, terdiri dari 5 emas, 5 perak, dan 4 perunggu. Tapi kami pulang biasa-biasa saja,” ujarnya.
Menurutnya, keterbatasan peralatan latihan menjadi tantangan besar bagi para atlet taekwondo di SBD.
“Peralatan kami masih sangat minim. Kadang kalau mau ikut event, kami harus pikir dulu uangnya cukup atau tidak,” katanya.
Dalam waktu dekat, dirinya bersama para pelatih berencana menemui Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, guna menyampaikan langsung kondisi yang dialami atlet taekwondo di daerah tersebut.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), John Tende, belum berhasil hingga berita ini diturunkan. (rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
