Pawai Pembangunan dan Karnaval Budaya NTT 2026 Diikuti 69 Peserta, Gubernur Melki: Momentum Perkuat Persatuan

Karnaval budaya
Tarian yang ditampilkan di titik start karnaval budaya, Kamis (13/8/2026). (Foto: Biro Adpim Setda Provinsi NTT)
  • Bagikan

“Ini adalah acara yang selalu kita tunggu setiap tahun karena menampilkan seluruh kekuatan yang ada di NTT, baik dari berbagai instansi maupun adat, budaya, pakaian dan macam-macam yang lain,” ujar Gubernur Melki.

Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang telah mempersiapkan penampilan masing-masing.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi hiburan, tetapi juga memiliki pesan penting dalam memperkuat kebersamaan, nasionalisme dan kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah.

Gubernur berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat semangat masyarakat dalam menjaga keberagaman sekaligus mengisi kemerdekaan melalui pembangunan.

Baca Juga:
Taklukan Alor di Ronde Pertama, Petinju Asal Sumba Barat Daya Siap Tantang Wakil Timor Leste

Dorong Produk Unggulan Daerah Lewat OVOP, OCOP dan OSOP

Selain budaya, Gubernur Melki mendorong agar momentum kemerdekaan menjadi ruang memperkuat berbagai program pembangunan daerah.

Salah satu yang ditekankan adalah pengembangan produk unggulan daerah melalui pendekatan One Village One Product (OVOP), One Community One Product (OCOP), dan One School One Product (OSOP).

Program tersebut diharapkan dapat melibatkan berbagai kelompok masyarakat, paguyuban, instansi vertikal, BUMN, BUMD, OPD hingga komunitas.

“Semoga kita terus membuat NTT ini melahirkan banyak produk-produk andalan melalui program OVOP, OCOP, OSOP yang bisa dilahirkan dari berbagai institusi, berbagai kelompok, kelompok kerukunan, paguyuban, instansi vertikal, BUMN, BUMD, OPD, dan semuanya,” katanya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version