Nelayan Sumba Dilibatkan Kelola Laut Sawu, Data CODRS Jadi Dasar Kebijakan Perikanan Berbasis Masyarakat

Pendekatan TURF-Reserve memberikan ruang bagi nelayan untuk mengelola wilayah tangkapnya secara terstruktur dan bertanggung jawab. (Foto: Adia Puja/YKAN)
Pendekatan TURF-Reserve memberikan ruang bagi nelayan untuk mengelola wilayah tangkapnya secara terstruktur dan bertanggung jawab. (Foto: Adia Puja/YKAN)
  • Bagikan

Manajer Senior Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan YKAN, Glaudy Perdanahardja, menjelaskan YKAN mendukung keseluruhan proses mulai dari pengumpulan data hingga penguatan tata kelola berbasis masyarakat.

“YKAN memfasilitasi implementasi CODRS sebagai sistem pencatatan data yang dilakukan langsung oleh nelayan, sekaligus mendukung analisis dan diseminasi data tersebut sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan TURF-Reserve memberi ruang bagi nelayan untuk mengelola wilayah tangkapnya secara terstruktur dan bertanggung jawab.

“Melalui pendekatan TURF-Reserve, nelayan tidak hanya menjadi pengguna sumber daya, tetapi juga pengelola yang memiliki hak dan tanggung jawab. Hal ini diperkuat melalui penyusunan conservation agreement yang terintegrasi dalam rencana pengelolaan TNP Laut Sawu oleh pemerintah,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra pembangunan dalam memastikan keberlanjutan sumber daya laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di wilayah TNP Laut Sawu, khususnya perairan Pulau Sumba. (*/rs1)

Baca Juga:
Pawai Pembangunan dan Karnaval Budaya NTT 2026 Diikuti 69 Peserta, Gubernur Melki: Momentum Perkuat Persatuan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version