Tagih Utang Babi Rp7 Juta Berujung Maut, Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok

ilustrasi
Ilustrasi
  • Bagikan

“Penyebab tindak pidana pembunuhan ini karena masalah utang piutang,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, kejadian berlangsung secara spontan setelah diawali pertengkaran antara korban dan para terduga pelaku.

Usai menerima laporan, personel Polsek Kodi Bangedo bersama Polres Sumba Barat Daya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Jenazah korban telah menjalani pemeriksaan luar (VER) oleh tim medis Puskesmas Walla Ndimu sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Polisi Imbau Warga Tidak Melakukan Aksi Balas Dendam

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan serta memburu para terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan tidak melakukan aksi balas dendam yang berpotensi memicu konflik baru.

Baca Juga:
Polda NTT Apresiasi Inovasi Satresnarkoba Polres Sumba Timur dalam Cegah Narkoba

“Kami mengimbau seluruh masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum,” tegas pihak kepolisian.

Kasus pembunuhan tersebut kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Sumba Barat Daya untuk mengungkap secara utuh kronologi serta peran masing-masing terduga pelaku. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version