Terjatuh Saat Lepas Pukat, Nelayan Sumba Barat Daya Masih Dicari Tim SAR Gabungan

pencarian korban di SBD
Tim SAR lakukan pencarian di hari kedua, Rabu (15/7/2026). (Foto: Dok. Kantor SAR Kupang)
  • Bagikan

Kelima nelayan yang berada di atas perahu langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi. Mereka bahkan sempat menyelam ke laut untuk mencari korban, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Pencarian terkendala kondisi perairan yang gelap pada malam hari. Selain itu, korban diketahui tidak memiliki kemampuan berenang.

Setelah upaya pencarian awal gagal, rombongan nelayan kembali ke Dermaga Waikelo dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas KP3 Laut Waikelo.

Informasi itu kemudian diteruskan ke BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya yang selanjutnya meminta bantuan Pos SAR Waingapu.

Baca Juga:
Bupati SBD Dorong Pemuda jadi Agen Perubahan, GEMPAR Dinilai Kunci Kemajuan Daerah

Tim SAR Bergerak ke Lokasi

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Waingapu langsung mengerahkan enam personel menuju lokasi kejadian pada Selasa (14/7/2026) pukul 14.50 WITA.

Tim membawa satu unit Rescue Car beserta perlengkapan operasi SAR laut untuk mendukung proses pencarian.

Sekitar pukul 23.35 WITA, tim tiba di Pelabuhan Waikelo dan melakukan koordinasi dengan petugas KP3 Laut Waikelo guna menyusun rencana operasi pencarian. Karena kondisi malam hari, pencarian baru dilaksanakan keesokan paginya.

Operasi SAR Hari Kedua Belum Membuahkan Hasil

Pada Rabu (15/7/2026) pukul 07.00 WITA, Tim SAR Gabungan mengawali operasi hari kedua dengan briefing sebelum bergerak ke lokasi pencarian sesuai Rencana Operasi (Renops) SAR.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version