Ketua Senat Mahasiswa Universitas (SMU) Unkriswina Sumba, Alfan Pindi Amah, menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam kepemimpinan mahasiswa.
“Integritas adalah harga mati. Mahasiswa harus menjadi katalisator perubahan, terutama dalam pembangunan desa. Desa adalah akar kekuatan ekonomi dan sosial Sumba,” tegasnya.
Menurutnya, LLKM menjadi jembatan penting dalam meningkatkan kepekaan sosial mahasiswa sebelum terjun langsung dalam program pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unkriswina Sumba, Elfis Umbu Katonga Retang, S.P., M.Agb. Ia mengapresiasi tema kegiatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah saat ini.
Elfis menekankan tiga aspek utama kepada peserta, yakni integritas dalam kepemimpinan, inovasi berbasis kearifan lokal, serta komitmen terhadap pembangunan desa yang berkelanjutan, baik secara ekonomi maupun lingkungan.
“Pemimpin masa depan harus memiliki karakter kuat agar tidak terjerumus dalam praktik koruptif. Inovasi juga harus tetap menghargai budaya lokal Sumba,” ujarnya.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian LLKM 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti berbagai sesi pelatihan yang menghadirkan akademisi, praktisi pemberdayaan desa, serta pemateri berpengalaman.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
