Diskusi dipandu oleh Desy A Sitaniapessy S.Si Teol M.Si dari Fakultas Sains dan Teknologi Unkriswina Sumba Suasana berlangsung interaktif ketika moderator mengaitkan materi dengan realitas masyarakat Sumba yang masih kuat dengan sistem patrilineal
Mahasiswa diajak untuk berpikir kritis mengenai peran pendidikan tinggi dalam membuka ruang bagi perempuan untuk berkembang tanpa harus meninggalkan identitas budaya lokal.
Pembantu Rektor III Unkriswina Sumba Elvis Umbu Katongan Retang S.P M.Agb menyatakan bahwa tema yang diangkat merupakan bentuk respons kritis mahasiswa terhadap dinamika sosial di Pulau Sumba
Ia berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan mahasiswa serta meningkatkan kepekaan terhadap isu kesetaraan gender yang berkaitan dengan kearifan lokal
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi tanya jawab Selain mendapatkan wawasan baru peserta juga memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi
Menariknya panitia turut mengimbau peserta untuk membawa tumbler sebagai bagian dari kampanye kampus ramah lingkungan(green campus guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai selama kegiatan berlangsung
Melalui kegiatan ini Senat Mahasiswa Unkriswina Sumba menegaskan perannya sebagai wadah pengembangan intelektual sekaligus ruang diskusi progresif dalam mendorong perubahan sosial khususnya terkait isu kesetaraan gender di wilayah pedesaan (rnc/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
